MOJOKERTO CITY

MOJOKERTO CITY

TAMAN BUNGA

TAMAN BUNGA
BUNGA

Jumat, 04 Februari 2011

b.indo

Summary:
seorang anak yang telah lama merantau yang akhirnya dia kembali pulang ke istana. kemudian ia bertemu dengan seorang gadis yang cantik jelita dan ia berminat untuk meminang gadis tersecut akan tetapi gadis tersebut memberikan dua syarat dan pemuda itu berusaha untuk memenuhi syarat tersebut, akan tetapi gadis cantik tersebut berusaha untuk menggagalkan usaha pemuda tersebut dan ia berhasil. kemudian si pemuda marah dan akhirnya terjadilah banjir besar yang melanda seluruh kota. kemudian pemuda menendang sampan besar yang di buatnya sehingga sampan itu melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama "TANGKUBAN PERAHU".
Meskipun ia ibu kita tetapi tidak seharusnya kita merasa kecewa kepada ibu kita, karena mungkin saja ibu kita tahu yang terbaik untuk kita. dan kita tidak boleh meniru watak atau sikap si tokoh tersebut. kita harus selalu mendengarkan nasihat orang tua dan jangan pernah meninggalkan kita yang telah membesarkan dan menyayangi kita.

Evaluation:
dalam cerita ini para tokoh sangat menguasai karakternya, dan sangkuriang sangat menjiwai dalam memerankan karakternya sehingga terlihat seperti nyata.


Evaluation summation:
cerita ini sangat menarik dan layak untuk dibaca kembali karena mengandung nilai moral dan amanat yang tidak boleh kita contoh.

Interpretative recount:
sangkuriang: wataknya keras, mudah kecewa, dan tidak mau mendengarkan nasihat orang tua.
dayang sumbi: tegas, sayang kepada anaknya, dan mudah menyesal.

The storyline: forward

















SANGKURIANG

Pada jaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu. Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya.

Pada suatu hari Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan. Maka anjing tersebut diusirnya ke dalam hutan. Ketika kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Ia sangat kecewa dan pergi mengembara.

Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali dirinya. Ia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Ia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan abadi. Setelah bertahun-tahun mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke tanah airnya. Sesampainya di sana, kerajaan itu sudah berubah total. Disana dijumpainya seorang gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Karena terpesona oleh kecantikan wanita tersebut, Sangkuriang melamarnya. Oleh karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya.

Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Ia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi ketika melihat bekas luka di kepala calon suaminya. Luka itu persis seperti luka anaknya yang telah pergi merantau. Setelah lama diperhatikannya, ternyata wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Ia menjadi sangat ketakutan. Maka kemudian ia mencari daya upaya untuk menggagalkan proses peminangan itu. Ia mengajukan dua buah syarat. Pertama, ia meminta pemuda itu untuk membendung sungai Citarum. Dan kedua, ia minta Sangkuriang untuk membuat sebuah sampan besar untuk menyeberang sungai itu. Kedua syarat itu harus sudah dipenuhi sebelum fajar menyingsing.

Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya ia mengerahkan makhluk-makhluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaan itu. Dayang Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar kain sutra merah di sebelah timur kota. Ketika menyaksikan warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira hari sudah menjelang pagi. Ia pun menghentikan pekerjaannya. Ia sangat marah oleh karena itu berarti ia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang Sumbi.

Dengan kekuatannya, ia menjebol bendungan yang dibuatnya. Terjadilah banjir besar melanda seluruh kota. Ia pun kemudian menendang sampan besar yang dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama "Tangkuban Perahu."

1 komentar:

  1. The Wizard at BetMGM launches new slot game in Michigan
    The Wizard at 광주광역 출장마사지 BetMGM has launched a new slot game 진주 출장마사지 that combines the three popular casino 경기도 출장샵 games. The 강원도 출장샵 Wizard is a Jan 14, 2020 광명 출장샵 · Uploaded by the Wizard

    BalasHapus